
Majene, 29 September 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Tiga mahasiswa, yakni Wisapna Nur Aulia, Marlina, dan Arini Muhlisa, turut berpartisipasi dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII Tahun 2026 melalui tim usaha inovatif TanaraCraft.
TanaraCraft merupakan tim kewirausahaan yang beranggotakan lima mahasiswa dari lintas program studi di Universitas Sulawesi Barat, dengan Marwa Maisun sebagai ketua tim. Kolaborasi ini mengusung karya berjudul “TanaraCraft: Diversifikasi Produk Kerajinan Berbasis Budaya melalui Kolaborasi Coco Fiber, Eceng Gondok, dan Tenun Lipa’ Saqbe.”
KMI Expo XVII 2026 berlangsung pada 29 September–1 Oktober 2026 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Ajang nasional ini mempertemukan mahasiswa wirausaha dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkenalkan produk inovatif, mengembangkan jejaring bisnis, dan meningkatkan daya saing kewirausahaan.
Mengangkat Inovasi Kerajinan Berbasis Budaya Mandar
TanaraCraft mengembangkan produk fesyen dan kerajinan ramah lingkungan dengan memanfaatkan serat sabut kelapa (coco fiber), eceng gondok, serta kain tenun tradisional Mandar (Lipa’ Saqbe).
Perpaduan bahan-bahan tersebut menghasilkan produk kerajinan, khususnya tas, yang memiliki nilai estetika dan ekonomi sekaligus mempertahankan identitas budaya lokal. Pemanfaatan sabut kelapa dan eceng gondok juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam yang tersedia di Sulawesi Barat.
Melalui inovasi tersebut, TanaraCraft berupaya menghadirkan produk fesyen yang memadukan desain modern, kepedulian terhadap lingkungan, dan pelestarian budaya Mandar. Produk yang dikembangkan diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Barat.
Kolaborasi Lintas Program Studi dalam Pengembangan Kewirausahaan
Keikutsertaan TanaraCraft dalam KMI Expo XVII 2026 merupakan bagian dari perjalanan pengembangan usaha mahasiswa yang sebelumnya memperoleh pendanaan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 pada kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya Tahapan Bertumbuh.
Keterlibatan lima mahasiswa dari lintas program studi menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan inovasi kewirausahaan. Setiap anggota memiliki kesempatan untuk berkontribusi, bertukar gagasan, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam mewujudkan produk yang kreatif dan bernilai tambah.
Bagi Wisapna Nur Aulia, Marlina, dan Arini Muhlisa, partisipasi dalam tim TanaraCraft menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kompetensi di luar bidang akademik Pendidikan Matematika, khususnya dalam aspek kreativitas, komunikasi, pemecahan masalah, dan kewirausahaan.
Membawa Nama Pendidikan Matematika ke Panggung Nasional
Keikutsertaan tiga mahasiswa Pendidikan Matematika dalam tim TanaraCraft menjadi pencapaian membanggakan bagi Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsulbar.
Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Matematika tidak hanya mampu mengembangkan kompetensi dalam bidang pendidikan dan keilmuan matematika, tetapi juga memiliki potensi untuk berkontribusi dalam kegiatan inovasi dan kewirausahaan.
Pengalaman mengikuti KMI Expo XVII 2026 diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan kompetitif dan kolaboratif pada tingkat nasional.
Apresiasi untuk Mahasiswa Pendidikan Matematika
Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sulawesi Barat menyampaikan apresiasi kepada Wisapna Nur Aulia, Marlina, dan Arini Muhlisa atas partisipasi dan kontribusinya dalam tim TanaraCraft pada KMI Expo XVII Tahun 2026.
Apresiasi juga disampaikan kepada Marwa Maisun selaku ketua, seluruh anggota tim, serta pihak-pihak yang telah mendukung pengembangan usaha hingga dapat tampil pada ajang nasional tersebut.
Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi mahasiswa Pendidikan Matematika untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berinovasi, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pendidikan Matematika Unsulbar — Berkarya, Berinovasi, Berprestasi.